Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]


JAKARTA – PT Multitrend Indo Tbk (IDX: BABY), pemilik platform omnichannel terkemuka untuk produk bayi, anak, dan mainan di Asia Tenggara, membukukan kinerja keuangan yang spektakuler pada kuartal pertama 2026. Laba sebelum pajak melesat dari kerugian Rp5 miliar menjadi laba Rp18 miliar secara year-to-date per April 2026.


Pendiri dan CEO Niraj Jain, dalam paparan publik Juni 2026, menyebut transformasi digital dan efisiensi operasional menjadi kunci utama kebangkitan perseroan.


"Kami tidak hanya menjual produk. Kami membangun kepercayaan orang tua Indonesia melalui inovasi dan kemudahan berbelanja – dari offline hingga online," ujar Jain.


Momami: Merek Sendiri yang Mendominasi TikTok

Salah satu bintang utama pertumbuhan adalah merek rumah (own brand) Momami. Produk perlengkapan bayi dan anak ini berhasil meraih peringkat #1 di TikTok Shop dan #2 di TikTok secara keseluruhan. Momami secara konsisten mendapatkan rating 4,9★ dari pelanggan.


Yang menarik, Momami menghasilkan lebih dari 11.000 video organik per bulan dari jaringan afiliasi, serta menjalankan 500+ jam live streaming setiap bulan. Strategi ini mengerek pertumbuhan penjualan digital perseroan menjadi 2,6 kali lipat sejak 2022.


Ekspansi Regional & Portofolio Merek Global

BABY tidak hanya fokus di dalam negeri. Perusahaan mengumumkan rencana ekspansi ke Singapura, Malaysia, Myanmar, dan Filipina dalam waktu dekat.


Di lini distribusi, BABY menjadi mitra eksklusif untuk berbagai merek global:

· Philips Avent tumbuh 33% year-on-year

· Skiphop melonjak 66% YoY

· Puma Kids dan Adidas Kids hadir dengan konsep toko sendiri di mal-mal premium


Total jaringan distribusi BABY kini menjangkau lebih dari 50 negara, dengan pertumbuhan bisnis distribusi +42,6% YoY.


Fundamental Kuat: Dari Utang ke Arus Kas Bebas

Selain pertumbuhan pendapatan, perseroan juga memperbaiki struktur keuangan. BABY berhasil mempercepat perputaran persediaan, beralih dari ketergantungan utang ke modal kerja organik, serta meningkatkan arus kas bebas (free cash flow). Hal ini membuat perseroan dinilai lebih siap menghadapi dinamika pasar.


Dampak Sosial dan Inklusivitas

BABY juga menyoroti komitmen keberlanjutan dan pemberdayaan komunitas. Lebih dari 63% tenaga kerja perseroan adalah perempuan, dan lebih dari 50% adalah generasi milenial dan Gen Z. Program-program seperti One Fine Sky (menyediakan seragam sekolah untuk anak kurang mampu) dan Family Charity Fun Run untuk anak down syndrome menjadi bagian dari strategi ESG yang dijalankan.


Outlook 2026 ke Depan

Dengan pertumbuhan laba yang eksplosif, portofolio merek yang kuat, dan ekspansi regional yang sudah di depan mata, BABY optimistis melanjutkan momentum. Perseroan juga berinvestasi dalam kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis lalu lintas pelanggan di toko dan mengoptimalkan tata letak serta pengalaman berbelanja.


"Kami tidak hanya mengelola merek – kami menjalaninya. Dan kami baru saja memulai babak pertumbuhan berikutnya," tutup Jain.


---


Tentang PT Multitrend Indo Tbk (BABY)

Perusahaan ritel dan distribusi omnichannel terintegrasi yang mengelola lebih dari 100 toko fisik di Indonesia serta kanal digital, dengan fokus pada produk bayi, anak, mainan, dan gaya hidup keluarga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib