Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]


Jakarta – PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) mengungkapkan sejumlah tantangan berat yang membayangi industri keramik sepanjang 2025, mulai dari krisis pasokan gas bumi dan lonjakan biaya hingga kelangkaan bahan baku utama pembuatan keramik.


Meski demikian, dalam paparan publik tahunan yang digelar Jumat (12/6/2026), emiten keramik ini menunjukkan perbaikan arus kas operasi serta sejumlah langkah strategis untuk menopang kinerja.


Arus Kas Operasi Positif, Investasi Membesar

Berdasarkan laporan keuangan audited per 31 Desember 2025, arus kas bersih dari aktivitas operasi CAKK tercatat positif Rp34,96 miliar, sebuah lonjakan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang masih minus Rp38,03 miliar.


Namun, arus kas investasi membukukan angka negatif Rp49,99 miliar (setelah pada 2024 sempat positif Rp8,22 miliar). Manajemen menjelaskan hal ini sejalan dengan upaya peningkatan kapasitas produksi dan efisiensi.


Arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat positif Rp15,48 miliar. Posisi kas dan setara kas akhir tahun 2025 mencapai Rp818 juta, naik dari Rp370 juta pada 2024 meskipun masih di bawah posisi 2023 sebesar Rp921 juta.


Tiga Strategi Jitu Menjaga Kinerja

Untuk menghadapi tekanan biaya dan pasokan, CAKK telah menjalankan sejumlah langkah terobosan sepanjang 2025:


1. Modifikasi mesin pabrik pada Juni 2025 – bertujuan menekan konsumsi gas dan meningkatkan efisiensi produksi.

2. Perluasan distribusi di semester II-2025 – guna menjangkau lebih banyak pasar dan mengurangi ketergantungan pada wilayah tertentu.

3. Kerja sama maklon dengan PT Kobin Keramik Industri sejak September 2025 – memungkinkan CAKK memproduksi sebagian produk melalui pihak ketiga untuk mengatasi keterbatasan kapasitas pabrik.


Direktur Utama Johan Silitonga dan jajaran direksi (Hermawan Sutantio) serta komisaris (Sanderawati Joosef, Luciana Sutanto, Anthony Soehartono) optimistis langkah-langkah ini akan mulai terlihat dampaknya secara bertahap pada tahun buku 2026.


Prospek ke Depan

Manajemen CAKK menegaskan akan terus memantau dinamika harga gas dan ketersediaan bahan baku. Kerja sama maklon dinilai sebagai solusi jangka pendek yang fleksibel, sementara modifikasi mesin merupakan investasi jangka panjang untuk efisiensi struktural.


Dengan arus kas operasi yang sudah kembali positif, pelaku pasar akan mencermati apakah pemulihan ini dapat berlanjut di tengah tekanan eksternal yang masih tinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib