JAKARTA – PT Pakuan Tbk (IDX: UANG) sukses mencuri perhatian pasar dalam Public Expose Tahunan yang digelar Senin (29/6/2026). Emiten properti premium di bawah naungan Vasanta Group ini tidak hanya membukukan pertumbuhan pendapatan, tetapi juga melakukan lompatan besar dalam perbaikan struktur keuangan sepanjang tahun buku 2025.
Yang paling mengejutkan adalah kinerja sahamnya. Sepanjang 2025, harga saham UANG melesat hingga menyentuh level Rp8.000 per lembar pada kuartal IV/2025, berbanding terbalik dengan posisi terendahnya di angka Rp197. Volume perdagangan pun meroket drastis dari 22,3 juta lembar di 2024 menjadi 381,6 juta lembar di 2025, menjadikan kapitalisasi pasar perseroan melonjak menjadi Rp5,45 triliun.
Keuangan Membaik, Beban Turun Signifikan
Berdasarkan laporan yang dipaparkan manajemen, PT Pakuan mencatatkan pendapatan sebesar Rp343,8 miliar pada 2025, tumbuh 8,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Total aset juga ikut menguat 14,1% menjadi Rp1,80 triliun.
Namun, sorotan utama jatuh pada rasio utang terhadap ekuitas (DER) yang ambrol drastis. Jika pada 2024 DER masih berada di angka 3,90x yang cukup mengkhawatirkan, maka pada akhir 2025 angka tersebut berhasil ditekan hingga ke level 1,99x. Ekuitas perseroan pun melonjak 87,2% menjadi Rp603,4 miliar, didorong oleh penguatan modal dan perbaikan arus kas.
Meskipun laba bersih tercatat turun 15% menjadi Rp71 miliar (dari Rp83,5 miliar di 2024), manajemen menjelaskan hal ini merupakan konsekuensi dari fase ekspansi terukur. Marjin bruto penjualan lahan menyesuaikan dari 65% menjadi 54% seiring dengan kapitalisasi bunga dan biaya material infrastruktur pada proyek-proyek baru.
"Kami memang berada di fase ekspansi. Penurunan laba ini sifatnya sementara karena kami gencar membangun infrastruktur kawasan. Namun, neraca kami kini jauh lebih sehat dan likuid," ujar perwakilan manajemen dalam paparannya.
Proyek & Penghargaan: Shila at Sawangan Diakui Asia
Secara operasional, 2025 menjadi tahun pembuktian bagi proyek unggulan Shila at Sawangan. Perseroan berhasil menyelesaikan serah terima kluster Lake Vista dan Laguna, serta memulai konstruksi tahap baru Riverie. Kawasan seluas 102 hektar dengan danau 26 hektar ini terus didatangi minat tinggi.
Kinerja solid ini membuahkan pengakuan industri. PT Pakuan dinobatkan sebagai Top Ten Developer 2025 dalam ajang Depok Investment Forum. Bahkan, proyek Shila at Sawangan meraih penghargaan Best Sub-Regional Development Project 2025 pada Hubexo (sebelumnya BCI) Asia Awards.
Aksi Korporasi 2026: Akuisisi Rp201 Miliar
Menatap 2026, manajemen tidak main-main. Pada 30 Maret 2026, perseroan mengumumkan aksi korporasi strategis berupa akuisisi dua entitas sekaligus senilai total Rp201 miliar.
· PT Vasantia Daria Development (VDD) – 99,99% saham diakuisisi Rp45 miliar. Proyek perumahan Telaga Golf Sawangan yang bersebelahan dengan Shila at Sawangan akan menjadi pelengkap ekosistem.
· PT Daria Mulia Properti (DMP) – 63,03% saham dibeli Rp156 miliar, mencakup lahan seluas 2,3 hektar strategis di Cengkareng, Jakarta Barat.
Menariknya, transaksi ini dilakukan dengan skema set-off (perjumpaan utang) deposit proyek sebesar Rp200 miliar, sehingga hanya menambah kas keluar Rp1 miliar. Transaksi material dan afiliasi ini telah melalui penilaian independen dan dinyatakan wajar oleh KJPP Kusnanto dan Rekan, dengan nilai pasar gabungan penilai independen mencapai Rp213,2 miliar—lebih tinggi dari harga transaksi.
Target 2026: Pendapatan Tumbuh 10%
Dengan akuisisi dan land bank baru, PT Pakuan memasang target ambisius untuk 2026:
· Pendapatan ditargetkan tumbuh 10% menjadi sekitar Rp378 miliar.
· Total Aset diproyeksi melonjak 26,6% menjadi Rp2,28 triliun.
· DER ditargetkan turun di bawah 1,5x.
· Laba Bersih ditargetkan naik 10% menjadi sekitar Rp78 miliar.
Meskipun kinerja membaik, manajemen menegaskan belum merencanakan pembagian dividen dari laba tahun 2025. Seluruh keuntungan akan diutamakan untuk reinvestasi guna mendukung ekspansi dan penguatan struktur modal.
Dengan penguatan neraca, proyek berkelanjutan (ESG), serta ekspansi lahan yang agresif, PT Pakuan (UANG) tampaknya bersiap memasuki babak baru sebagai pemain utama properti premium di selatan Jakarta.
Disclaimer: Berita ini disusun berdasarkan materi Public Expose PT Pakuan Tbk dan bersifat informatif, bukan merupakan rekomendasi investasi.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar